5 keutamaan berjalan kaki menuju masjid

keutamaan berjalan kaki menuju ke Masjid

Sesungguhnya, yang paling besar pahalanya adalah rumahnya yang paling jauh dari masjid. Para fuqaha (ulama fiqh) rahimahumullah menegasakan dianjurkanya untuk memperpendek langkah ketika menuju masjid dan tidak tergesa gesa atau berjalan dengan tenang. Hal ini adalah untuk memperbanyak pahala atau kebaikan ketika berjalan kaki menuju masjid.

Banyak cara yang bisa diambil oleh kita untuk mendapatkan pahala dengan sebanyak banyaknya. Salah satu yang tidak terduga adalah dengan berjalan kaki menuju ke masjid untuk melaksankan shalat. Meskipun saat ini dapat dikatakan banyak berbagai jenis kendaraan yang cepat untuk mengantarkan kita ke masjid, tapi ada baiknya kita untuk melakukan hal ini karena begitu banyak pahala dan keutamaannya.

Nabi Muhammad saw dalam sebuah hadist pernah melarang sahabatnya yang akan pindah dengan tujuan agar rumahnya lebih dekat dengan Masjid. Rasul mengatakan bahwa mereka harus tetap tinggal di rumah yang lama lagi, Pasalnya semakin jauh perjalanan ke masjid mereka tempuh, maka pahala yang tercatat adalah sebanyak jejak telapak kaki yang mereka langkahkan hingga mereka sampai ke masjid. Selain keutamaan tersebut, masih ada banyak keutamaan lainnya yang dapat diperoleh kaum Muslimin yang berjalan kaki menuju ke masjid. apa saja? Berikut adalah beberapa .

Ganjaran cahaya pada hari kiamat

Salah satu keutamaan yang akan diperoleh seseorang jika rajin menuju ke masjid untuk melaksanakan shalat berjama’ah adalah untuk mendapat cahaya pada  hari kiamat kelak. Terutamanya jika pelaksanaannya saat shalat Isya dan shalat subuh. Hal ini adalah berdasarkan penjelasan HR Abu Daud dan Tirmidzi yang Artinya:

“Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan di dalam kegelapan malam menju masjid dengan cahaya yang akan diperolehnya pada hari kiamat. ”

Imbalan Rumah di surga

Keutamaan lainnya jyang uga diperoleh dengan amalan ini adalah janji Allah akan membangunkan rumah di dalam Surga kelak. Kita yang terjebak dalam rutinitas pekerjaan sehari-hari mungkin akan sangat jarang bisa berpikir tentang hal itu. Bahwa  ini sebenarnya merupakan rumah yang kekal di akhirat nanti, sementara dunia hanya persinggahan sementara yang di lalui. Jadi tidak adil jika kita hanya mempercantik rumah kita yang di dunia saja, sementara sama sekali tidak memikirkan bagaimana rumah kita di akhirat nanti,”

Nabi Muhammad saw bersabda:

“Barangsiapa yang berjalan menuju ke masjid (untuk shalat) dan pulang setelahnya maka Allah akan menyediakan sebuah rumah di surga baginya, baik ketika pergi maupun pulang. “(Shahih HR. Ahmad)

Satu langkah menghapus satu dosa

Cara sederhana ini ternyata memiliki keutamaan lainnya sebagai cara untuk menghapus dosa. Setiap satu langkah, Allah swt menjanjikan penghapusan satu dosa. Selainitu, Allah juga akan mengangkat derajat orang-orang yang berjalan kaki ke masjid. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah saw :

“Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian pergi ke masjid untuk melakukan shalat yang telah Allah wajibkan kepadanya, maka setiap langkahnya menghapus satu dosa dan langkah yang satunya yang mengangkat satu tingkat derajatnya. “(HR.Muslim)

Ditinggikan derajatnya

Cobalah untuk melihat orang-orang yang rajin datang ke masjid untuk shalat dengan berjalan kaki. tidak dapat dipungkiri bahwa orang-orang ini selalu menjadi bagian penting dalam suatu sistem kemasyarakatan. Baik itusebagai pengurus masjid, imam dan lain-lain.

Rasulullah SAW bersabda: “Maukah Aku tunjukan kepada kalian sesuatu yang dengannya Allah menghapus Dosa dosa dan mengangkat derajat? “Para sahabat berkata,” Tentu saja, wahai Rasulullah “Rasulullah saw bersabda,” Menyempurnakan  wudhu pada saat saat yang tidak diinginkan (seperti dingin), banyak melangkahkan kakinya menuju ke masjid dan menunggu shalat setelah shalat, itulah yang namanya ribath nya (mencurahkan diri dalam ketaatan). ” (HR. Muslim)

Dilipatgandakan ganjarannya

Keutamaan lain akan diperoleh dengan berjalan kaki menuju masjid adalah Allah swt melipatgandakan pahala untuknya. Abu Musa berkata bahawa Rasulullah saw bersabda:

“Sesungguhnya orang orang yang paling besar pahalanya di dalam shalat adalah yang paling jauh berjalan menujunya. maka orang yang lebih jauh dan “orang orang yang menunggu shalat sampai dia melaksanakannya bersama imam,pahalanya daipada orang yang shalat dan kemudian tidur.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Tinggalkan komentar