9 Hak dan kewajiban suami Istri dalam rumah tangga Islam

hak-suami-istri-dalam-islam

Rasulullah yang telah memiliki cara untuk memuliakan istri istrinya, dan manusia yang paling sempurna pilihan Allah. Beliau mampu berkelakuan dan bertindak yang terbaik dalam keadaan apapun. Sebagai seorang hamba yang telah diberi amanah untuk menyebarkan prinsip-prinsip Islam, beliau menjalankannya dengan rasa  semangat, kesabaran dan tekad yang teguh demi agama Allah. Di medan perang ketika berjuang untuk membela Islam dan mempertahankan hukum hukum dan hak dalam Islam.

Maka beliau menjadi sosok pemimpin yang menguasai strategi dan mampu mengalahkan musuh dengan jalan yang lurus tanpa menipu atau sebaliknya. Di tengah-tengah umat-Nya dalam bentuk rakan, rakan, seorang guru yang berwibawa. Dan di dalam rumah, beliau menjadi sosok penyayang dan kepala rumah tangga yang adil dan dapat memberikan rasa aman serta kebahagiaan untuk istrinya  seperti mana sikap aisyah kepada rasulullah itu sentiasa mendapat kasih sayang dan kesabaran. Tidak salah jika beliau di jadikan sebagai suri teladan untuk semua umat Islam.

Sebagai orang-orang yang beriman yang mengikuti ajaran Rasul dan menjalankan hukum beradab dengan Rasulullah, hendaknya kita mesti mengikuti contoh Rasulullah dalam mencintai istri, bagaimana Rasulullah  sentiasa membahagiakan istrinya dan bagaimana rasulullah selalu bertutur kata lembut serta memperlakukan istrinya dengan baik. Rasulullah adalah contoh untuk para suami juga semua orang-orang laki laki yang nantinya akan menjadi seorang suami tentang bagaimana untuk memberikan hak penuh kepada wanita dalam kehidupan sehari hari atau rumah tangga.

Dan inilah ada beberapa hak dan kewajiban suami pada istri dalam rumah tangga islam :

  1. Mendapatkan perlakuan romantis

Cara pertama yang di lakukan RAsulullah untuk menyayangi istri istrinya sentiasa dengan memperlakukan nya dengan romantis dan penuh kasihsayang begitu cara Rasulullah memanjakan istri istrinya.  Rasulullah sering mencium istrinya ‘Aisyah dan itu tidak membatalkan puasa “(HR Nasa’i). Penjelasan hadist tersebut  Nabi mencium istrinya karena ingin memberikan kesenangan dan kebahagiaan, bukan semata kerana hawa nafsu saja.

2. Mendapat perkataan lembut

Rasulullah menunjukan kasih sayang dengan cara yang mudah dan bersahaja. Rasulullah pernah bersabda : “Aku di beri rezeki berupa dalam bentuk cinta untuk kepada engkau wahai istriku.” (HR Muslim). Kalimat itu sederhana tanpa berisi pujian yang berlebihan, Seorang wanita akan sangat gembira jika mendengar kata-kata itu dari suaminya.

  1. Dipanggil dengan panggilan yang indah

Rasulullah selalu memanggil isterinya dengan panggilan panggilan pilihan yang sangat indah dan disukai.

  1. Dimanjakan

Dari Anas berkata: “Kemudian kami pergi ke Madinah. Aku melihat Rasulullah menyediakan tempat duduk yang empuk dari kain di belakang beliau untuk Shafiyah (salah satu -isteri Rasulullah), maka beliau duduk di samping untanya, sambil menegakkan lutut beliau dan shafiyyah meletakan kakinya di atas lutut beliau sehingga ia bisa menaiki unta tersebut. (HR Bukhari). Hadist tersebut menceritakan bahawa rasulullah memanjakan isteri dengan memberikan pelayanan dan memberikan kenyamanan untuk isterinya.

  1. Diberi hadiah

Sebagai Keinginan untuk menyenangkan isterinya, Rasulullah pernah memberi istrinya hadiah. “Rasulullah memberi kepada setiap orang istrinya satu botol minyak kasturi.” (HR Ahmad). Hadiah tersebut bukan bertujuan untuk membangkitkan sifat bermewah mewahan, tetapi hal sederhana yang berguna dan bermanfaat dan disukai oleh istrinya.

  1. Mendapat waktu dari suami untuk makan berdua

Rasulullah sering bersikap manis untuk makan atau minum berdua dengan istrinya, beliau tidak menunjukkan rasa jiji atau yang lainnya, tetapi dengan sikap yang gembira sebab menerima istrinya apa adanya.

Dari Aisyah R. A “Aku biasa makan bubur bersama dengan Rasulullah dalam wadah yang sama, aku minum air dengan gelas dan beliau  kemudian minum.” (HR Abdurrozaq dan Said bin Manhsur).

  1. Dibujuk dengan lembut apabila marah

Dalam kehidupan rumah tangga pasti mempunyai suatu pertikaian, kerana adanya masalah salah faham dalam perkataan, bisa karena cemburu, atau di antara yang lain merasa kurang perhatian. Apabila istri Rasulullah marah tidak enak di dalam hatinya, rasulullah tidak bertindak atau menanggapinya dengan kalimat yang keras atau kasar kepada istrinya, tetapi rasulullah punya cara lain untuk menenangkan nya, yaitu membalasnya dengan sikap yang manis dan lembut.

“Rasulullah memijit hidung Aisyah jika ia marah dan berkata: Ya Humaira, bacalah doa : “Wahai Tuhanku, ampunilah dosa-dosa saya, hilangkanlah kekerasan hatiku, dan lindungilah aku dari fitnah yang menyesatkan “. (HR Ibnu Sunni)

Hak-hak wanita dalam Islam tidak boleh di marahi sebagaimana Rasulullah tidak pernah menanggapi kemarahan istri nya dengan kemarahan, apalagi dengan memukul istrinya diriwayatkan oleh Aisyah, “Rasulullah tidak pernah memukul isterinya walaupun sekali” . (HR.Muslim).

  1. Didengarkan keluhannya

Apabila mendengar keluhan dari istrinya, Rasulullah mendengar keluh kesahnya dengan sabar dan memberi tanggapan dengan baik. Beliau melakukan hal tersebut untuk memberikan hak pada istrinya bahwa salah satu tugas seorang suami adalah untuk menjadi pemimpin dan pemberi keputusan apabila istrinya dilanda kebingungan. Dari Aisyah R.A “Rasulullah adalah orang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit.” (HR.Bukhari).

  1. Dibantu dalam pekerjaan rumah tangga

Hal ini pernah di ceritakan oleh Aisyah ketika ada yang bertanya mengenai urusan apa saja yang biasa dilakukan oleh Rasulullah ketika beliau berada di rumah, Aisyah menjawab: “Rasulullah membantu melaksanakan pekerjaan keluarga.” (HR.Bukhari)

demikian beberapa hal mengenai 15 cara RAsulullah menyayangi istrinya, perlu dipahami bahawa Rasulullah melakukan hal tersebut bukan karena untuk merayu tetapi melakukannya dengan niat untuk membahagiakan istrinya dan ibadah kepada allah.

Sesungguhnya, sebagai manusia biasa kita tidak akan dapat sepenuhnya untuk meniru RAsulullah sebab beliau memang sosok yang paling sempurna diantara semua manusia, tetapi ada lebih baiknya bahawa kita sentiasa melakukan dan mengikuti contoh yang rasulullah dengan sebaik dan semampu kita, agar timbul cinta dan kasih sayang dan rumah tangga yang lebih indah.

 

You May Also Like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *